ilmu pengetahuan mengenai ekonomi

bukan sekedar pengetahuan

Pengertian PASAR MODAL

Posted by Pratama Rus Ramdhani pada April 13, 2011

BAB 1

PENDAHULUAN

A.PASAR MODAL

Pasar modal ( capital market) merupakan sarana untuk berbagai instrument keuangan  jangka panjang yang bias diperjual-belikan , baik surat utang (obligasi), ekuiti merupakan sarana pendanaan bagi perusahaan maupun institusi lain ( misalnya pemerintah ), dan sebagai sarana bagi kegiatan berinvestasi. Dengan demikian , pasar modal memfasilitasi berbagai sarana dan prasarana kegiatan jual beli dan kegiatan terkait lainnya.

Instumen keuangan yang diperdagangkan di pasar modal merupakan instrument jangka panjang ( waktu lebih dari 1 tahun) seperti saham , obligasi , waran , right , reksa dana , dan berbagai instrument derivative seperti option , futures , dan lain-lain.

Undang-undang pasar modal no . 8 tahun 1995 tentang pasar modal mendefinisikan pasar modal sebagai “kegiatan yang bersangkutan dengan penawaran umum dan perdagangan efek , perusahaan public yang berkaitan dengan efek yang diterbitkannya , serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan efek”.

Fungsi/Peran pasar Modal :

1.       Sarana pendanaan bagi perusahaan untuk mendapatkan dana dari masyarakat pemodal (investor) . Dana tsb dapat digunakan untuk pengembangan usaha , ekspansi , penambahan modal kerja dll.

2.       Sarana bagi masyarakat untuk berinvestasi pada instrument keuangan yang sesuai dengan karakteristik keuntungan dan risiko masing-masing instrument.

3.       Mendorong pelaksanaan Good Corporate Governance, berdasarkan pada transparansi dan tingkat kesehatan perusahaan.

4.       Pemacu aktivitas ekonomi.

B.BURSA UTAMA

Pasar Modal ( capital market ) sama halnya dengan pasar-pasar lainnya , yaitu harus ada pembeli, penjual dan lokasi perdagangan.dalam hal ini , bursa adalah tempat dilaksanakannya proses perdagangan dan bertemunya pembeli dan penjual.

Bursa di Indonesia dikenal dengan Bursa Efek Jakarta (BEJ) dan Bursa Efek Surabaya sebelum keduanya dimerjer menjadi Bursa Efek Indonesia ( BEI) pada tahun 2007. Semua Negara memiliki bursa efeknya masing-masing, namun ada beberapa bursa yang terkenal , dimana pergerakannya dijadikan acuan karena kekuatan makro ekonomi Negara tersebut , seperti : Dow Jones (AS), Hang Seng ( Hongkong ) , Kospi (korea ), dll

C. INSTRUMEN INVESTASI

Pada dasarnya , instrument investasi yang diperdagangkan di BEI dikelompokkan ke dalam 4 kelompok instrument:

1)      Instrument bersifat Ekuitas (equity instruments)

Kelompok ini merupakan surat berharga berupa penyertaan modal ke dalam perusahaan. Contoh :Saham , waran ,rights.

2)      Instrument bersufat Surat Utang (fixed income instruments )

Kelompok ini merupakana surat bergharga bersifat utang dan memberikan pendapatan secara periodic kepada investor . Contoh :obligasi.

3)      Instrument Reksa Dana (mutual fund)

Reksa dana merupakan jenis instrument yang sifatnya adalah dana bersama yang dikelola oleh manajer investasi . Jenisnya beragam sesuai dengan penempatan portofolio investasi.

 

4)      Instrument Turunan ( derivative instruments)

Kelompok ini merupakan instrument yang kinerjannya tergantung pada instrument lainnya yang menjadi acuan atau underlying derivative tsb. Ada banyak ragam produknya, contoh indeks saham, forex (valas ) , komoditi, opsi dll. Namun untuk produk derivative , terdapat badan tersendiri yaitu BAPEPEBTI (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka dan Komoditi).

 

D. SAHAM

Saham adalah efek bersifat ekuitas, yaitu tanda bukti kepemilikan atas suatu perusahaan yang berbentuk PT (perseroan terbatas). Porsi kepmilikan ditentukan oleh seberapa besar modal yang ditanamkan di perusahaa tersebut.

 

Beberapa pengkategorian saham :

  • Ditinjau dari segi kemampuan dalam hak tagih/ klaim

1.       Saham Biasa (common stock) – portofolio paling popular dan paling banyak diperdagangkan . pemiliknya berhak mengikuti segala aksi korporasi dan menyumbangkan suara.

2.       Saham preferen (preffered stock ) – saham yang menjadi prioritas dalam memperoleh deviden , dalam keadaaan apapun perusahaan tsb. Tapi pemiliknya tidak memiliki hak dalam aksi korporasi apapun.

  • ditinjau dari cara peralihannya

1.       saham atas unjuk (bearer stock)

2.       saham atas nama (registered stock)

 

  • ditinjau dari kinerja perdagangan

1. Saham Big Caps (BLUECHIP) – saham pergerakan utama IHSG, fundamental perusahaanya kuat , konsisten dalam pembagian deviden dan pergerakannya cenderung stabil naik/ turun.

2. Saham Medium Caps – lapis kedual – saham potensial yang memiliki karakteristik yang sama dengan Bluechips tapi dengan kapasitas yang lebih kecil . Masa depannya cerah.

3. Saham Small Caps (tidur / gorengan ) – saham yang jarang bergerak, namun sekalinya bergerak sangat drastic. Fundamental perusahaanya lemah.

4. Income Stock

5. Growth Stocks – dibagi atas well-known dan lesser –known

6. Speculative Stocks

7. Cyclical Stocks

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: